Franklin dan teman-temannya hendak mengubah rumah pohon mereka menjadi sebuah kapal. Mereka mengumpulkan banyak barang, seperti setir apal, teleskop, topi nakhoda, dan lain-lain. Masih ada yang kurang, yaitu bendera. Bear lalu membuat bendera. Ia ingin memberi kejutan kepada teman-temannya, maka ia menyembunyikan benderanya di bawah ember. Hanya Franklin yang diberi tahu. Bear berpesan agar Fra…
Franklin mengagumi jagoan bernama Dinaru yang ada di buku. Ia dan Snail suka membaca buku petualangan Dinaru. Mereka sering berpura-pura menjadi jagoan seperti Dinaru. Dan pada suatu hari Dinaru datang ke toko buku Pak Heron yang ada di kota. Pagi-pagi sekali Franklin dan Snail pergi ke kota. Namun di tengah jalan mereka dimintai tolong Bu Muskrat untuk mencari kunci rumah yang hilang di antara…
Franklin senang sekali bermain hoki saat musim dingin. Ia selalu menjadi yang pertama meluncur di danau, segera setelah danau itu membeku. Hari itu Franklin bermain hoki bersama teman-temannya. Mereka seru sekali bermain. Tim Franklin dan Bearlah yang menang. Beaver, si berang-berang, kesal karena kalah. Apa yang dilakukan Franklin?
Seminggu lagi Franklin berulang tahun. Ia ingin mengadakan pesta ulang tahun yang sangat meriah dan berkesan. Franklin bingung karena begitu banyak usulan dari teman-temannya. Tapi, ia tahu bahwa ada sebuah tempat yang memiliki semua permainan itu, yaitu Taman Bermain Tamarack. Ketika Franklin mengatakan hal itu kepada orang tuanya, orang tuanya tidak sanggup karena permainan di taman itu sanga…
Pengalaman seru Franklin di pesta sahabatnya si Bebek Goose
Bear memperlihatkan giginya yang tanggal kepada Franklin. Saat itulah Franklin baru menyadari perbedaan dirinya dengan Bear. Ia tidak punya gigi. Bear menyimpan giginya. Gigi itu akan disembunyikan di bawah bantal. Ia percaya peri gigi akan mengambilnya dan menggantinya dengan hadiah. Franklin menjadi sedih. Ia tidak punya gigi, padahal ia ingin mendapat hadiah dari peri gigi. Akhirnya Franklin…
Hari ini adalah hari pertama Franklin masuk sekolah. Ia merasa takut. Pagi-pagi benar ia sudah bangun dan menyiapkan peralatan sekolahnya. Franklin hanya sarapan sedikit, ia sama sekali tidak merasa lapar. Bersama dengan teman-temannya, Franklin pergi menuju sekolah dengan bus. Di sekolah, Pak Owl, si burung hantu guru mereka, menyapa dengan ramah. Ia menunjukkan tempat menggantung jaket, menun…
Franklin ingin memiliki klub sendiri, disamping klub-klub yang telah diikutinya. Bersama temannya, Bear, Rabbit dan Snail, berempat mereka membentuk klub rahasia. Klub ini menimbulkan rasa ingin tahu dan kecemburuan teman-teman sekolah mereka. Tapi Franklin punya cara penyelesaiannya.
Biasanya Franklin suka bermain di luar ketika musim dingin. Ia suka meluncur di atas salju, juga membuat boneka salju bersama teman-temannya. Namun kali ini berbeda. Franklin mengalami hari yang benar-benar menjengkelkan. Gelas kesayangannya jatuh dan pecah, kelereng dan potongan puzzlenya hilang, saat bermain kereta luncur bersama Bear, kereta yang mereka naiki terperosok ke lubang, bahkan mer…
Franklin tidak diizinkan oleh orang tuanya pergi ke hutan sendirian. Namun ia boleh mengunjungi teman-temannya. Suatu hari ia pergi ke rumah Bear, si beruang. Fox, si rubah, Goose, si angsa, dan Otter, si anjing air, juga ada di sana. Mereka kemudian bermain petak umpet. Franklin mendapat giliran berjaga. Franklin memang tidak bisa berlari cepat, tapi ia sangat cerdik. Dengan mudah ia bisa mene…