JATAKA adalah kumpulan kisah yang diceritakan oleh seorang pangeran dari Nepal yang menjadi petapa dan dikenal dengan nama Buddha.
Daripada seribu ucapan kata yang tak memiliki arti, lebih baik satu kata penuh arti.
Bergegaslah dalam kebajikan, halangi batin dari kejahatan. Pikiran yang lamban melakukan kebajikan.
Sebagian orang menjinakkan dengan tongkat, angkusa dan cemeti. Manun tanpa senjata tajam atau tumpul aku dijinakkan oleh Tathagata.
Kereta raja yang indah pun menjadi lapuk, begitu pula tubuh ini mengalami penuaan. Namun Dhamma orang bijak tak mengalami penuaan.
Jika engkau tak bergetar bagai gong perunggu yang telah pecah, engaku telah mencapai Nibbana.
Janganlah memeluk ajaran rendah, janganlah hidup dengan lengah.
Terlahir sebagai manusia itu sulit. Kehidupan para makhluk itu sulit. Mendengar Dhamma sejati itu sulit. Munculnya para Buddha itu sulit.
Sesungguhnya diri sendiri adalah pelindung dirinya sendiri. Dengan diri sendiri yang terkendali baik maka akan diperoleh pelindung yang sulit diperoleh.
Segala yang dialami di dahului pikiran, dipelopri pikiran dan diciptakan oleh pikiran.