Text
Kamu Sekuat Aku
Di usiaku yang masih 19 tahun, saat aku seharusnya fokus menyelesaikan tugas akhir kuliahku, aku malah harus berjuang mempertahankan hidupku. Fisikku dengan cepat berubah. Aku melihat bagaimana daging di tubuhku perlahan menghilang hingga tinggal kulit yang membungkus tulang. Aku juga menyaksikan bagaimana helai demi helai rambut di tubuh dan kepalaku luruh satu per satu hingga tidak ada sehelai rambut pun yang tertinggal. Tidak cukup hanya itu. Aku terpaksa menjadi saksi saat teman-teman seperjuanganku bergantian mengembuskan napas terakhir mereka. Kenyataan ini semakin menyadarkanku bahwa ajalku bisa tiba kapan saja.
Tidak tersedia versi lain