Kumpulan cerita yang menarik dan sarat pesan moral, di usia yang tergolong muda, anaka-anak kelas 4 sudah dapat menuangkan ide kreatif melalui tulisan, sangatlah membanggakan. bisa mencari data tentang hewan yang menjadi tokoh cerita juga tidaklah mudah. namun anak-anak bisa melakukannya. teruslah menjadi anak panah yang melesat maju untuk berkembangan literasi di indonesia.
Aisyah Sofia adalah murid SD yang ceria. Seperti gadis 10 tahun umumnya, ia suka sekali main game. Dan walaupun kadang malas mengerjakan pekerjaan rumah, gadis yang dipanggil Aisyah ini pandai mengaji. Sehari-harinya Ia selalu ditemani Mimi si kucing dan Naida sahabatnya. Bisa dibilang hidupnya sangat menyenangkan, sampai suatu hari Ayah memberitahu bahwa mereka sekeluarga harus pindah ke kota …
Silvermist tidak pernah panik. Ia peri-bakat-air yang paling tenang, setenang air danau yang dalam di pegunungan. Tapi kemudian seekor kepik putih yang "membawa sial" hinggap di kepalanya, dan dunianya yang teratur jadi kacau-balau. Ia mulai kehilangan barang, mengalami kecelakaan, dan melakukan berbagai kesalahan.... Silvermist tidak percaya takhayul. Tapi mengingat semua musibah itu terjadi s…
Buku bacaan ini mampu membuka wawasan anak-anak kita secara luas untuk mengembangkan kecerdasan mereka seperti kejujuran dan berni meminta maaf.
Kamu pasti punya segudang pengalaman di sekolah, kan? ada pengalaman yang lucu, ngeselin, nyenengin, pokoknya komplit plit plittt...Misalnya dimusuhin sahabat sendiri karena dianggap sombong, main kasti melawan anak cowok terus dicurangi mereka, dan masih banyak lagi.Nah, Izzati dan anak-anak kelas 5B pun demikian. Di buku ini kelas 5B bakal ngajak kemu berbagi suka-duka, siapa tahu kamu pernah…
Banyak teman mu yang suka dengan cerpen ini. Sebenarnya masih banyak lagi yang keren dan seru juga lho!.
Tak masuk akal! Mana mugkin?! Orang yang paling banyak menyakiti hati kita, meninggalkan luka batin, dan "merusak" kepribadian kita justru orang yang paling dekat dengan kita: orang tua kita sendiri. Lho... koq bisa? Ya! Hampir semua remaja yang berkisah dalam buku ini mengalaminya. Mereka membutuhkan waktu lama untuk memahami orang tua mereka sampai akhirnya bisa menerima dan memaafkan.