Buku ini menelusuri kembali 80 tahun perjalanan hidup Buddha secara perlahan dan lembut, sebagai mata Svasti, si anak penggembala kerbau dan sebagian lagi melalui mata Buddha sendiri. Jalur Tua Awan Putih akan menjadi sebuah klasik dalam literatur keagamaan.
Di bawah pohon Bodhi di India dua puluh lima abad yang lalu, Buddha mencapai suatu pengertian mendalam bahwa tiga kondisi pikiran adalah sumber dari semua ketidakbahagiaan kita: pandangan salah, nafsu keinginan yang berlebihan, dan kemarahan. Semuanya sulit, tetapi mengambil salah satu contoh, kemarahan - salah satu dari emosi yang paling kuat - dapat menghancurkan hidup, dan merusak perkembang…
Buku Sarang Macan dapat menjadi bukti bahwa praktik klasik berupa pertarungan dharma ini bisa hidup dan berlangsung dengan lancar di komunitas Zen Amerika. Buku ini berisikan catatan dari sesi-sesi pertarungan dharma yang sungguh-sungguh terjadi antara John Daido Loori Roshi melawan para siswanya, di Wihara Gunung Zen.
Buku ini mencakup hampir seluruh aspek ajaran Buddha yang ditulis dengan menggunakn bahasa sehari-hari yang mudah dipahami pembaca.
Sudah bertahun-tahun, buku-buku Pema Chodron menawarkan cara hidup baru yang menggairahkan para pembacanya: menciptakan keberanian, kemurahhatian, dan welas asih di segala aspek kehidupan kita. Dalam buku ini, dia mengundang para pembaca agar berani mengambil resiko menelusuri jalan ‘pendekar bodhisattwa,’ yang secara mendalam menjelaskan tentang cara membangunkan kelembutan hati serta meng…
Kedamaian sejati itu tidak mustahil. Namun membutuhkan kegigihan dan latihan, apalagi pada masa-masa sulit. Bagi sebagian orang, kedamaian dan semangat ahimsa (tanpa-kekerasan) sama dengan sikap terima saja dan tidak berdaya. Justru, melatih kedamaian dan semangat ahimsa itu sebaliknya.
Milarepa, petapa-penyair abad kesebelas, adalah orang suci paling terkenal dalam sejarah Agama Buddha Tibet. Sebelum menempuh Jalan Buddha, ia adalah seorang anak yang dibesarkan oleh dendam karena keluarganya dikhianati dan dinista dengan muslihat keji. Setelah dewasa, ia belajar ilmu hitam, dan membasmi hampir semua musuh ibunya dengan badai batu dan binatang-binatang melata raksasa. Namun…
Lakukan itu, dan seluruh dunia menjadi gurumu, Anda akan melihat semua kesucian dalam semua aspek eksistensi, dan welas asih untuk semua makhluk timbul dengan sendirinya. Dalam Intisari Zen, Bayda menyampaikan nasihat-nasihat praktis yang amat kaya agar pengalaman-pengalaman yang sulit menjadi bagian bernilai dalam sang jalan dan menjadikan perhatian penuh kesadaran menjadi kebiasaan sehari-hari.
Buku dengan tema kebahagiaan telah banyak diterbitkan. Ezra Bayda, seorang guru Zen yang sangat sederhana, meyakini bahwa “ledakan” kebahagiaan telah menjadi suatu kegagalan untuk para pembaca. Mengapa? Karena sesungguhnya yang membuat kita terjebak di dalam lingkaran ketidakpuasan dan duka adalah pengejaran kebahagiaan.